Ini yang kunamakan kejujuran setelah kepura-puraanku selama ini. Selama ini yang kutahu Cuma perasaan tak karuan yang mengisi fikiranku. Kadang aku rindu, kadang aku cemburu, kadang aku marah. Namun Itu semua perasaan yang salah, seharusnya tak harus kupunyai rasa itu. Lalu apakah aku bisa lari dari kenyataannya? ternyata tidak. Karena sejauh kucoba selama ini, yang terjadi malah semakin jauh angan-anganku tentangmu. Maka, Aku berpura-pura saja untuk tak suka denganmu, aku berpura-pura saja untuk biasa-biasa denganmu. Aku berpura-pura saja berkata tak rindu padamu. Aku berpura-pura saja berkata tak sayang padamu. Aku berpura-pura saja untuk tak cemburu denganmu. Tapi kesemuanya itu hanya kepura-puraanku saja. Karena sebenarnya. Dalam kepura-puraanku itu ada kesungguhan yang sulit untuk kuutarakan padamu.